Jumat, 19 Oktober 2012

Akibat Revolusi Industri


Dalam perkembangan industri di Inggris pabrik-pabrik dan kota-kota industri bermunculan, seperti Manchester dan Liverpool. Makin meluasnya industri Inggris menjadi negara kapitalis yang membutuhkan tempat penanaman modal di luar negeri dan pasaran hasil industrinya.
Dimulai di Inggris, revolusi industri merambah ke negara-negara Eropa lainnya. Perancis dan Belanda mengikuti jejak Inggris menjadi negara industri, dan Jerman setelah mencapai persatuan (1871).
Perkembangan revolusi industri tersebut menimbulkan dampak atau akibat, baik di bidang ekonomi maupun dalam bidang sosial dan politik. Akibat revolusi industri dapat diuraikan sebagai berikut:
  1. Munculnya negara-negara kapitalis besar.
  2. Berkembangnya liberalisme. Liberalisme adalah suatu ideologi yang menekankan bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.
  3. Munculnya imperialisme modern, yaitu upaya mencari tanah jajahan dengan tujuan mendapatkan bahan mentah serta daerah pasaran bagi industrinya.
  4. Timbulnya gerakan sosialisme. Sosialisme adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran dengan usaha usaha kolektif produktif dan membatasi milik perseorangan. Robert Owen (1881–1858) berasal dari Inggris adalah tokoh pertama yang mengembangkan benih-benih pemikiran sosialisme. Semasa hidupnya, Owen selalu memperhatikan nasib orang kecil (buruh pabrik).
  5. Munculnya kaum borjuis. Kemajuan industri melahirkan orang-orang kaya baru yang merupakan penguasa industri.
  6. Barang melimpah dan harga murah. Revolusi industri telah menimbulkan usaha industri dan pabrik secara besar-besaran dengan proses mekanisasi. Akibatnya produk barang menjadi berlipat ganda sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Proses produksi yang cepat, mudah, serta dalam jumlah yang banyak menjadikan harga lebih murah.
  7. Terjadinya pergeseran dari ekonomi pertanian ke ekonomi industri
  8. Kehidupan sosial yang buruk, jaminan kesehatan yang buruk, upah rendah, waktu bekerja rata-rata 12 jam sehari, namun tetap miskin.
  9. Hilangnya sistem gilde, digantikan dengan pabrik-pabrik.
  10. Meningkatnya arus urbanisasi. Perkembangan industri menyebabkan pusat pekerjaan berpindah ke kota. Daya tarik kota-kota industri yang menyediakan lapangan kerja mengakibatkan para buruh tani pergi ke kota untuk menjadi buruh pabrik.
  11. Pada awal revolusi industri mengakibatkan penderitaan, yakni pengangguran karena pabrik-pabrik dengan mesin cukup dilayani beberapa orang.
  12. Jurang yang sangat dalam anatara orang kaya dan orang miskin.



Sameera ChathurangaPosted By Sameera Chathuranga

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat contact me

Thank You

0 komentar:

Poskan Komentar