Jumat, 19 Oktober 2012

Perjanjian Sevres


Dalam Perang Dunia I Turki memihak Jerman (blok Sentral) dan menyerang Rusia. Sekutu mengumumkan perang terhadap Turki. Peperangan terbesar dijalankan oleh Turki di Timur Tengah melawan Inggris dan Perancis. Dengan bantuan bangsa Arab, Inggris dapat mengalahkan Turki, sehingga terjadilah perletakan senjata di Mudros pada 30 Oktober 1918. Setelah perang Dunia I berakhir dilaksanakan Perjanjian Sèvres antara Turki dan Sekutu.
Perjanjian Sèvres ditandatangani pada tanggal 10 Agustus 1920, setelah Turki mengalami kekalahan dalam Perang Dunia I. Isi perjanjian Sevres sangat merugikan Turki sebab wilayah Turki dipersempit hanya meliputi Konstantinopel dan wilayah sekitarnya serta daerah Anatolia. Semua daerah yang diduduki oleh penduduk non Turki harus dilepaskan. Isi perjanjian Sèvres:
  1. Daerah Turki diperkecil, hingga tinggal Konstantinopel dan sekitarnya, serta Anatolia. Semua daerah yang penduduknya bukan bangsa Turki harus dilepaskan oleh Turki.
  2. Smyrna dan daerah Thracia diserahkan kepada Yunani.
  3. Borporus, Marmora, Dardanella dibuka untuk asing.
  4. Armenia merdeka.
Sumber:
Soebantardjo, 1958. Sari Sedjarah Asia-Australia. Jogjakarta: Bopkri



Sameera ChathurangaPosted By Sameera Chathuranga

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat contact me

Thank You

0 komentar:

Poskan Komentar